LPI Bersama Muslimat Hidayatullah Tebar Kebaikan di Hari Solidaritas Jilbab se-Dunia
Lombok NTB – Sejatinya, mengenakan jilbab tak sekadar tentang kain yang menutupi aurat. Ia juga simbol ketaatan, solidaritas, dan kepedulian. Kesadaran itu yang terasa kental saat Lingkar Peduli Indonesia (LPI) Muslimat Hidayatullah NTB berkolaborasi dengan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) memeringati Hari Solidaritas Jilbab Sedunia pada Jumat, 5 September lalu.
Sepotong Jilbab untuk Para Lansia
Di hari itu, tim gabungan dua lembaga tersebut menyambangi dua lokasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Mereka menyalurkan 80 paket bantuan berisi jilbab dan sembako.
Baca juga: Kisah Inspiratif dari Pesantren Lansia Khusnul Khotimah di Lombok Barat
Paket-paket itu didistribusikan kepada santri lansia di Pondok Pesantren Lansia Husnul Khatimah Banyumulek dan kaum dhuafa di Pondok Pesantren Hidayatullah Lombok Utara. Bantuan ini bukan hanya tentang materi. Ada harapan dan doa yang menyertai setiap paket.
Di Pondok Pesantren Lansia Husnul Khatimah, salah satu penerima manfaat, Papuk Halimah, mengungkapkan rasa syukurnya. “Selain dapat sembako, kami juga dapat ilmu dan diingatkan tentang akhirat,” ujarnya dengan mata berbinar.

Bagi para santri lansia, bantuan ini menjadi pengingat bahwa di usia senja, mereka tidak sendiri. Masih ada pihak yang peduli dan memuliakan mereka.
Kolaborasi LPI Bersama Mushida
Ketua PW Muslimat Hidayatullah (Mushida) NTB, Eka Fitriani, menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, program ini sangat tepat sasaran. “Sangat pas karena memang penerimanya adalah mereka yang membutuhkan,” katanya.
Baca juga: LPI Berikan Kipas Angin untuk TPQ Rodiatul Falah, Santri Kini Ngaji dengan Nyaman
Senada dengan Eka, Direktur LPI, Abdul Kholiq, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama. “Melalui jilbab, mereka ingin menyebarkan pesan kehangatan dan persaudaraan,” tuturnya.
Kegiatan ini membuktikan bahwa solidaritas dapat terwujud dalam bentuk apa pun. Bahkan, sehelai jilbab bisa menjadi jembatan yang menghubungkan hati ke hati, dari yang memberi kepada yang menerima.*

