Syukur Askiyah Warnai Buka Puasa Bersama LPI di Pesantren Tahfidz Mataram
Mataram — Syukur Askiyah Warnai Buka Puasa Bersama LPI di Pesantren Tahfidz Mataram. Rasa haru dan syukur menyelimuti kegiatan Buka Puasa Bersama Santri Penghafal Al-Qur’an yang digelar Lingkar Peduli Indonesia (LPI) di Pesantren Tahfiz Hidayatullah Mataram Putri dan Pesantren Tahfidz Al Yaumi Mataram, Jl. Swasembada 94. Kebersamaan sederhana itu menghadirkan kebahagiaan bagi para santri yang menjalani hari-hari Ramadhan dengan penuh kesungguhan dalam menghafal Al-Qur’an.
Kehangatan Buka Puasa untuk Santri Penghafal Al-Qur’an
“Alhamdulillah, baru kali ini sejak awal Ramadhan saya bisa makan enak seperti ini. Semoga program seperti ini lebih sering ada di tempat kami,” ujar Askiyah sambil tersipu malu. Ungkapan tersebut menghangatkan suasana berbuka yang berlangsung penuh kekeluargaan.
Senyum para santri merekah ketika hidangan berbuka tersaji. Bagi sebagian dari mereka, menu sederhana yang dinikmati sore itu terasa istimewa karena jarang mereka rasakan sejak awal Ramadhan. Momentum ini menjadi lebih dari sekadar berbagi makanan, tetapi juga menghadirkan perhatian dan dukungan moral.
Baca juga: LPI Gelar Buka Puasa Bersama 75 Anak Yatim di Banyumulek Lombok Barat
Program ini digelar oleh LPI sebagai bentuk kepedulian terhadap para santri penghafal Al-Qur’an yang setiap hari mengisi waktu dengan murojaah dan setoran hafalan. Kebersamaan saat berbuka menjadi ruang untuk saling menguatkan dan menumbuhkan semangat.
Suasana hangat terasa ketika para santri duduk melingkar menanti adzan Maghrib. Doa dipanjatkan bersama sebelum menikmati hidangan, disertai tawa kecil dan percakapan ringan yang menghadirkan kebahagiaan tulus.

Komitmen LPI Dukung Generasi Penjaga Kalamullah
Direktur LPI, Suherman, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaganya untuk hadir di tengah masyarakat, terutama bagi generasi penghafal Al-Qur’an. “Para santri adalah penjaga nilai dan cahaya umat, sehingga sudah sepatutnya mendapat dukungan bersama,” ungkapnya (24/2).
Menurutnya, dukungan pangan selama Ramadhan menjadi salah satu bentuk perhatian agar para santri dapat fokus menjalankan ibadah dan menjaga hafalan tanpa terbebani kebutuhan berbuka. Perhatian sederhana tersebut diharapkan memberi dampak besar bagi semangat mereka.
Baca juga: LPI Salurkan Paket Buka Puasa untuk 60 Penghafal Quran di Mataram
Kegiatan buka puasa bersama ini sekaligus menjadi penguat solidaritas sosial di bulan suci. LPI ingin memastikan bahwa Ramadhan tidak hanya menjadi momentum ibadah pribadi, tetapi juga ruang berbagi dan mempererat kepedulian.
Melalui program ini, LPI berharap kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh, sehingga Ramadhan menjadi momentum berbagi yang menghadirkan keberkahan bagi semua pihak—baik yang memberi maupun yang menerima.

