Kebersamaan Ramadhan untuk Yatim Dhuafa di Lombok Tengah

Kebersamaan Ramadhan untuk Yatim Dhuafa di Lombok Tengah

Lombok Tengah — Kebersamaan Ramadhan untuk Yatim Dhuafa di Lombok Tengah. Suasana Ramadhan yang hangat terasa di Mushalla An Nur, Desa Peringgarata, Kecamatan Peringgarata, Lombok Tengah, ketika puluhan anak yatim dan dhuafa berkumpul mengikuti kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan dongeng inspiratif.

Buka Puasa dan Dongeng yang Menghidupkan Suasana

Sekitar 60 anak yatim dan dhuafa mengikuti kegiatan Ramadhan yang digelar dengan suasana sederhana namun penuh kebersamaan. Sejak sore hari mereka sudah berkumpul di Mushalla An Nur, duduk berkelompok sambil menunggu rangkaian acara dimulai. Wajah-wajah ceria terlihat ketika para relawan menyapa dan menyiapkan kegiatan untuk mereka.

Tidak hanya berbuka puasa bersama, anak-anak juga mendapatkan sesi dongeng inspiratif yang disampaikan oleh Kak Safira. Dengan gaya bercerita yang ringan dan penuh ekspresi, dongeng tersebut berhasil menarik perhatian anak-anak. Tawa dan rasa penasaran terlihat dari cara mereka mengikuti setiap bagian cerita.

Baca juga: Khotmil Qur’an dan Buka Puasa di Ponpes Tahfidz, 60 Santri Doakan Negeri

Direktur Lingkar Peduli Indonesia (LPI), Suherman, menjelaskan bahwa kegiatan ini dihadirkan untuk memberikan kebahagiaan sekaligus motivasi bagi anak-anak. Menurutnya, Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama.

“Melalui kegiatan ini anak-anak dapat merasakan kebersamaan di bulan Ramadhan sekaligus mendapatkan pesan inspiratif yang memotivasi mereka untuk terus belajar dan memiliki harapan yang baik untuk masa depan,” ujarnya.

Kebersamaan Ramadhan untuk Yatim Dhuafa di Lombok Tengah

Kolaborasi Kebaikan untuk Anak-Anak Yatim dan Dhuafa

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lingkar Peduli Indonesia (LPI) bersama LDMI serta didukung oleh 929 Dental Center dan MSF. Kolaborasi tersebut menghadirkan program Ramadhan yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian.

Setelah sesi dongeng selesai, anak-anak menikmati hidangan berbuka puasa bersama para relawan. Suasana terasa hangat ketika mereka duduk bersama, berbincang ringan, dan menunggu adzan Maghrib berkumandang. Kebersamaan sederhana itu menjadi momen yang membahagiakan bagi para peserta.

Baca juga: Syukur Askiyah Warnai Buka Puasa Bersama LPI di Pesantren Tahfidz Mataram

Imam, salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengaku senang karena tidak hanya mendapatkan hidangan berbuka, tetapi juga uang saku dan cerita inspiratif yang memberi semangat.

“Alhamdulillah kami senang sekali. Selain dapat uang saku dan berbuka puasa, kami juga mendapatkan ilmu dari dongeng Kak Safira,” katanya.

Melalui kegiatan seperti ini, berbagai elemen masyarakat menunjukkan bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui kolaborasi. Harapannya, kebersamaan Ramadhan ini dapat menumbuhkan semangat belajar dan harapan yang kuat bagi anak-anak yatim dan dhuafa untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Similar Posts

Leave a Reply