Pentingnya Memahami Niat

Pentingnya Memahami Niat

Islam bukan agama gimmick, yang memandang baik suatu amalan hanya dari tampilan. Tetapi lebih kepada substansi yang Allah pandang dalam diri dan perilaku manusia. Bukan sebatas perbuatannya, tetapi juga niat. Oleh karena itu penting sekali kita memahami niat.

Oleh karena itu Islam sangat menekankan pentingnya perihal niat dalam segala aktivitas, utamanya aktivitas atau amalan kebaikan. Rasulullah SAW bersabda, “Segala amal perbuatan tergantung pada niatnya. Dan seseorang itu akan memeroleh (balasan) sesuai dengan apa yang diniatkan olehnya.” (HR. Bukhari-Muslim).

Jadi, soal hati menjadi penentu. Karena hati itulah yang Allah perhatikan. Bukan sebatas amalan, walau pun amalan itu kebaikan. Lanjutan dari hadits tersebut menjelaskan hal itu. “Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Begitu pun barang siapa hijrahnya untuk kesenangan dunia yang hendak diraih atau karena wanita yang akan dinikahi, maka hijrahnya itu hanya kepada apa yang menjadi niatnya.”

Disorientasi

Karena niat begitu penting, maka tentu perihal niat ini memiliki hikmah yang kuat. Pertama, munculnya niat hanya karena hadirnya iman dalam hati. Orang yang tidak beriman tidak mungkin punya niat melakukan kebaikan, apalagi karena niat ingin mendapat ridha Allah.

Kedua, dengan adanya niat, kemungkinan orang konsisten sangat tinggi. Begitu niat luntur, manusia akan terseret oleh perilaku disorientasi. Misalnya, ada orang yang ketika belum menjadi pejabat ingin membangun masyarakat. Tetapi begitu menduduki jabatan, ia malah lupa.

Karena itu ia mati-matian memperkaya diri sendiri. Begitu pula dengan mahasiswa. Ketika niatnya melemah dan luntur, maka ia akan banyak bermain daripada belajar serius. Ketiga, dengan niat ada keteguhan tekad dan mental. Dalam kata yang lain orang yang niatnya tulus dan benar, ia akan memiliki idealisme dan ketangguhan. Maju terus dan pantang menyerah.

Siapkan Niat

Dengan demikian tugas yang sangat penting bagi setiap Muslim adalah menyiapkan niat karena Allah pada setiap amalan kebaikan, termasuk walau untuk istirahat, tidur. Sebab niat itulah penghubung dan penjamin keterhubungan diri dengan Allah tetap terjalin sepanjang waktu.

Seakan-akan bisa juga kita pahami, tanpa niat yang baik, sebenarnya hati ini sudah tidak lagi terhubung dengan Allah. Ibarat handphone, manusia yang tidak punya niat karena Allah, sama dengan handphone yang canggih dan mahal, tetapi tidak ada internet yang terhubung. Maka handphone itu menjadi tidak banyak guna.

Similar Posts

  • Ramadhan dan Jalan Sunyi Menuju Kepedulian

    Ramadhan dan Jalan Sunyi Menuju Kepedulian. Ramadhan selalu datang dengan suasana yang berbeda. Bukan hanya soal lapar dan dahaga, bukan sekadar soal menahan diri sejak fajar hingga maghrib. Ada sesuatu yang lebih dalam yang ikut bergerak—perasaan ingin berbagi, keinginan untuk lebih peka, dan dorongan untuk tidak hidup sendirian di tengah kehidupan orang lain. Di bulan inilah,…

  • Nutrisi Seimbang Ramadan

    Inilah nutrisi seimbang pada saat bulan Ramadhan yang perlu diperhatikan. Asupan nutrisi ketika bulan Ramadhan menjadi hal penting untuk dijaga agar kita dan keluarga bisa maksimal menjalankan ibadah. Selain pula agar kondisi tubuh tetap terjaga dan sehat senantiasa meskipun kita dalam kondisi berpuasa. Ibadah wajib berpuasa Ibadah puasa adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkan…

  • 7 Hikmah dan Manfaat Berpuasa

    7 Hikmah dan Manfaat Berpuasa. Berpuasa adalah salah satu ibadah yang dilakukan oleh umat muslim di seluruh dunia. Selain sebagai bentuk ketaqwaan kepada Allah SWT, berpuasa juga memiliki manfaat dan hikmah yang luar biasa untuk kesehatan dan kehidupan manusia secara keseluruhan. Manfaat puasa tidak hanya terbatas pada aspek fisik, seperti penurunan berat badan atau meningkatkan…

  • 7 Tips Sukses Menghafal Al-Quran

    7 tips sukses menghafal Al-Quran. Al-Quran adalah kitab suci bagi umat Islam yang dipenuhi dengan hikmah, petunjuk, dan rahmat Allah SWT. Menghafal Al-Quran adalah salah satu bentuk ibadah yang memiliki keutamaan luar biasa dalam Islam. Proses menghafal Al-Quran adalah perjalanan spiritual yang membutuhkan ketekunan, kesabaran, dan upaya yang sungguh-sungguh. Semoga kita dapat meraih kesuksesan dalam…

  • Sikap Takwa Orang Berharta

    Sebagian orang melihat orang bertakwa sebatas pada aktivitas ibadah. Padahal takwa itu bisa ada pada siapa pun, termasuk orang berharta. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin menerangkan perihal orang berharta dan ia bertakwa. Yaitu orang yang selalu menafkahkan hartanya baik kala dalam kondisi lapang maupun sempit di jalan Allah. Mereka terdepan dalam infak, sedekah dan zakat….

  • Ramadhan Bulan Istimewa Bukan Bulan Biasa

    Ramadhan Bulan Istimewa Bukan Bulan Biasa. Ramadhan selalu datang dengan suasana yang berbeda. Udara terasa lebih tenang, masjid lebih ramai, dan hati—entah kenapa—lebih mudah tersentuh. Bagi umat Islam, bulan ini bukan sekadar pergantian kalender hijriah. Ia adalah musim kebaikan, saat pintu-pintu langit seakan dibuka lebih lebar. Rasulullah saw bersabda: “Telah datang bulan Ramadhan, bulan penuh…

Leave a Reply