LPI Berikan Kipas Angin untuk TPQ Rodiatul Falah, Santri Kini Ngaji dengan Nyaman
Lombok Barat – Di tengah teriknya matahari yang menyengat Lombok Barat, ada secercah harapan yang menyala di sudut kecil TPQ Rodiatul Falah, Desa Banyumulek. Sabtu (23/8/2025), Lingkar Peduli Indonesia (LPI) menyerahkan bantuan berupa sedekah kipas angin. Bantuan ini langsung disambut hangat oleh para santri dan pengajar.
Bantuan ini merupakan bagian dari program Sedekah Kipas untuk Ngaji. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi anak-anak usia dini di lembaga pendidikan agama yang terbatas fasilitasnya.
TPQ Rodiatul Falah, selama ini hanya mengandalkan ventilasi alami dan sirkulasi udara terbatas. Kini bisa bernapas lega dengan hadirnya dua unit kipas angin yang ditempatkan di ruang utama belajar mengaji.
Baca juga: Khatmil Qur’an dan Doa Bersama Santri untuk Keselamatan Negeri dan Donatur
Ratna, salah satu santri berusia 9 tahun, dengan polos mengungkapkan kebahagiaannya.
“Alhamdulillah, sekarang kita ngaji nggak kepanasan lagi. Dingin, enak buat baca Iqro’,” katanya sambil tertawa kecil, duduk rapi di atas tikar bersama teman-temannya yang sedang menghafal surat pendek.

Untuk anak-anak seperti Ratna, setiap detik waktu belajar adalah anugerah. Di tengah keterbatasan listrik, ruang kelas yang sederhana, dan minimnya peralatan, semangat mereka untuk menuntut ilmu agama tak pernah padam.
Kehadiran kipas angin dari Lingkar Peduli Indonesia bukan hanya soal pendingin ruangan—tapi simbol perhatian, kasih sayang, dan dukungan dari sesama untuk masa depan generasi muda yang lebih cerah.
Baca juga: Peluang Amal Jariyah Melalui Program Sedekah Al-Quran
“Ini bukan sekadar kipas angin. Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap pendidikan agama di pelosok negeri. Setiap anak berhak belajar dengan nyaman, tanpa harus bertarung melawan panas terik,” ujar Abdul Kholiq, Direktur Lingkar Peduli Indonesia, saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Abdul menambahkan, program Sedekah Kipas untuk Ngaji akan terus berlanjut ke berbagai daerah yang membutuhkan.
“Kami percaya, sedekah bukan hanya soal uang atau makanan. Kedamaian, kenyamanan, dan akses belajar yang layak juga bentuk sedekah yang abadi. Semoga kipas ini menjadi angin segar bagi masa depan para santri,” katanya.
TPQ Rodiatul Falah kini menjadi salah satu dari puluhan lembaga kecil yang telah merasakan dampak nyata dari gerakan kebaikan kolektif ini.
Di tengah gurauan anak-anak yang riang dan suara bacaan Al-Qur’an yang berirama, kipas angin berputar pelan—membawa angin kebaikan, harapan, dan doa yang tak terlihat, namun terasa oleh hati.

